Bingung mau mulai cerita ini dari mana. Yang jelas aku sedang kacau. I’m a sinner. Pendosa besar. Terkadang kita tahu dan sadar kadang apa yang telah kita lakukan itu melebihi batas. Tapi itu semua pasti akan terlupakan oleh beberapa alasan tertentu. Dan aku pun melakukannya. Maafkan aku ya Allah.
Iya dan aku melakukannya dengan kesadaran. Sadar akan kesalahan itu, sadar akan konsekuensi apa yang akan aku terima nantinya, sadar dengan segenap jiwa dan raga.
Aku memulai hubungan ini sudah beberapa bulan. Hubungan yang mungkin sangat complicated yang gak bakal ada di dalam kamus besar bahasa indonesia.
Kami berdua sadar hubungan ini cukup rawan. Tanpa ikatan yang jelas. Tapi tetep jalan bareng kesana kemari. Kami berdua sadar bahwa kami saling mencintai. Tapi tak mungkin bisa bersatu dengan beberapa alasan yang mendasar.
Tapi kami tetap berusaha bertahan di garis lurus. Berharap garis ini yang akan membawa hubungan ini ke titik terang. Dimana kami berdua banyak berharap bahwa hubungan ini membawa pengaruh baik terhadap masing-masing pihak. Tidak, bukan termasuk harapan nya, tapi harapan ku. Yang kemudian aku perjuangkan mati-matian dihadapannya.
Kami berdua sadar hidup itu singkat. Harusnya tidak perlu kami membuang waktu kami yang berharga hanya demi suatu hubungan yang tidak jelas kemana arah dan tujuannya. Kami berdua sadar bahwa memang tidak ada tempat bagi kami baik dikeluarganya ataupun dikeluarga ku. Tapi kami berusaha memperjuangkannya. Because we both in love. Walaupun kami berdua memang sudah memutuskan biar hanya kami yang tahu hubungan ini.
Sayang, akhir-akhir ini perjuangannya melemah. Dia mudah menyerah dengan kondisi yang kami hadapi. Dia mudah melayangkan kata-kata bahwa hubungan ini adalah suatu kesalahan dan ingin segera mengakhirinya. Setiap kali kami bertengkar dia selalu melayangkan kata2 mutiara yang selalu berhasil membuat dadaku sesak.
Hal itu membuat kami sama-sama rapuh. Tidak, dia lebih rapuh dari yang aku bayangkan. Itu yang ada di dalam pikiran ku sekarang. Akhir-akhir ini dia lebih sensitif dari biasanya. Masalah demi masalah datang. Pertengkaran demi pertengkaran pun ikut menghampiri kami. Mereka seakan tidak rela melihat kami bahagia. Dan hari ini langkah kami pun terhenti. Tidak, dia yang menghentikan langkahku, dan meninggalkanku. Membiarkan aku yang masih termenung dengan bayangan-bayangan indah itu. Waktu-waktu yang telah kami lewati bersama. Masa-masa indah yang mungkin akan aku kubur dalam-dalam di dalam ingatanku.
Aku tahu aku tak bisa memberikan apa yang kamu mau, tak bisa menyediakan apa yang kamu inginkan. Tapi aku sudah berusaha untuk melakukan itu. Di belakang mu. Tidak kah kau sadar akan hal itu?
Maaf, aku tak bisa membahagiakanku. Maaf, aku tak bisa memberikan apa-apa untuk mu. Aku tahu bukan kata maaf yang kamu butuhkan dari ku. Tapi maaf, hanya ini yang bisa aku persembahkan untukmu.
Terima kasih atas apa yang telah kamu lakukan untukku, atas waktu yang telah kau luangkan bersama ku, atas semua yang telah kau korbankan untuk ku. Terima kasih.
Terima kasih telah banyak menyadarkanku, telah banyak mengingatkanku hingga aku merasa jauh lebih baik dari sebelumnya. Terima kasih telah mengajarkanku untuk hidup hemat. Walaupun jadi aku yang membuatmu sedikit lebih boros. Terima kasih, kamu telah menyempatkan waktu mu, untuk menengok duniaku. Walaupun aku tau bahwa kamu sungguh-sungguh tak nyaman dengan itu semua. Terima kasih.
Dan akhirnya aku tahu alasan kenapa waktu itu kamu tak mau diajak menjalankan usaha bersama. Iya aku tahu. Ini alasannya.
Kalaupun ada kesempatan untuk mengulangnya. Aku hanya ingin kamu mengubah cara berpikirmu. Dan kita mulai hubungan ini dari awal lagi. Sama-sama belajar dari apa yang telah terjadi sebelumnya. Tapi sayang, aku yakin kamu tak akan memberikan kesempatan itu padaku.
Asal kamu tahu, aku sayang kamu. I love you the way I am.
Hope you find another good guy yang bisa bikin kamu bahagia disana yang bisa memberikan semua yang kamu inginkan. Dan semoga kamu bisa menjaganya selalu. I miss you so much babe. Baik-baik ya.

hubungan yg salah? pacaran ma imel y? busyeet…heh,cowok kq lembeng.sak munu thok tha karo kodew? dah…coret daftar keluarga.
@ibuuu : hehehe.. ini bukan lembeng buu.. ini cuma ungkapan hatiii.. hiks T.T
err …. pada paragraf pertama aku udah mikir macem2, paragraf kedua aku gak mudeng, paragraf terakhir …. entahlah … halah … pokoknya cerita ye kalo ketemu …
hmm, wanita…
hmmm….
cintamemang kadang2 bikin org menderita…
Waduh…
Benar-benar frustasi berat nih kayaknya, dilihat dari gaya tulisan yang jadi mellow…
Semangat crut, masih banyak cewek lain..
@fenty : ntr juga km pasti akan tau maksudku kalu km udah tau cerita kuu directly.. hiks T.T (mulai lebaiii) hahaha
@ian kasela : hahahaha.. kenapa emangnyaaa :p
@vany : iya kah?? kok aku ngerasanya biasa aja ya?? cuma lebay pas waktu nulis.. skr biasa aja.. +njaluk dikeplaki+ hehehe
@bryan : huaaaaaaaaaaaaaa… gak yoooooo… enak e.. biasa ae akuuuu.. hahahahaha cuma buat bahan postingan ae kok..
hiks hiks crruutttt..
semangat yoo…ada langit diatas langit..
blom jodoh crut jgn bunuh diri yak..xixixixi
@jeyuukk : hahahaha.. iya.. gak mungkin lah gw bunuh diri.. kan masih ad elu.. elu mau kan ama gw.. +memasang muka melas+ huakakakakaka
katanya cakep, imut! lha ditinggal 1 cewek aja udah ilang arah…
moga segera dapet penggantinya, yg mau juga diajak ikutan usahamu!hihihihi
@perez : hihihi.. tengkyuuu ya.. skr udah gak papa kok.. udah ikhlas.. ahaha.. gak usah mah kalu ikut2an usahaku.. org usahanya usaha prostitusi kok.. +njaluk dijamah Farah Quinn+ wekekeke
membaca lagi dan masih bingung dengan kata sinner itu … err … semoga ceritanya bombastis, soalnya mesti nunggu berhari2 buat cerita ~.~
cinta itu diperjuangkan, say..
gak cuma dinikmati sampai pudar…
–yaahh..
pokoke sing semangat lah ya..
@fenty : hahaha.. bom kalee bombastis.. semoga kau terpuaskan.. rabu siang yaa.. ngeattack..
@Okit Jr : hahaha.. mati satu tumbuh seribu dunk… wekekeke.. +ketawa tapi sambil bawa tisyu ngelap air mata+
wah..tumben sedang ber-mellow2 riaa.. hhe. teteup smngad y.. jodo gag kemana… *klise bgt* hhe
Sangat suka postingan ini! Apa case-nya sama atau tidak dengan saya, tapi paling tidak saya bisa merasakan rasa sakit itu. Ketika berjuang sekeras mungkin untuk menuju satu titik, tapi keadaan seakan tidak memungkinkan
Eniwe, salam kenal Dikacrutin! Temennmya Fenty yahh?
wew..semoga cepet selesai crut kasusmu..berat banget gt @@! banyak doa..
bunuh diri adalah jalan terbaik.
LANJUTKAN (bunuh diri)