Iya, akhir-akhir ini saya sedang dilanda perasaan sensitif. Hemm. Bukan, saya tidak mungkin kedatangan tamu bulanan, tapi memang saya akhir-akhir ini sedang sensitif saja. Tanya kenapa? Nanti saya cerita.
Gak pake nanti dah, sekarang aja ceritanya. Jadi begini ceritanya, kapan hari itu saya diingetin temen. Ngingetinnya seh tentang agama-agama gitu lah. Iya saya tau kalau itu memang baik, baik untuk saya, baik juga untuk dia karna telah mengingatkan saya, pahala lah istilahnya in my faith. Nah tapi kok saya agak terganggu dengan kata-katanya dia ya. Bukan, bukan tentang apa yang dingetin itu, cuma tentang peringatan yang cenderung memaksa. See? Iya saya merasa dia menjadi memaksakan kehendaknya. Walaupun saya rasa dia memang benar, tapi saya memang belum nyaman untuk melakukan itu.
Nah, pada dasarnya memang saya bukan tipe orang yang gampang nerima pendapat orang. Saya harus menelaah dulu donk, walaupun kadang saya tau dia benar dan pendapat itu saya terima, tapi belum tentu saya lakukan didepan orang yang mengingatkan. Ini demi bathin saya juga, saya memang terlahir dengan gengsi yang tinggi. Ya, saya tau ini salah, tapi suatu saat pasti akan hilang sendiri, baik itu dengan sendirinya, ataupun saya yg menghilangkan hal itu karena memang saya sudah terganggu dengan hal itu. Masih banyak hal yang bisa dilakukan untuk menata kembali hidup saya daripada mereduce gengsi itu sendiri.



